Sebagai bagian dari pembelajaran Indonesian Studies, para murid Warga Negara Asing (WNA) dari Secondary 3A melaksanakan praktik upacara Tedak Siten, sebuah tradisi Jawa yang melambangkan rasa syukur atas tahap awal perkembangan seorang anak.
Kegiatan ini menjadi pengalaman yang istimewa karena para murid berkesempatan mengenal dan memahami kekayaan budaya Indonesia secara langsung. Mereka memeragakan berbagai tahapan upacara, mulai dari bayi menginjak jadah tujuh warna, menaiki tangga, menginjak tanah, memilih benda dalam kurungan, menjalani prosesi siraman, hingga udik-udik, yaitu membagikan uang kepada para tamu undangan.
Mereka juga mengeksplorasi perspektif lintas budaya dengan menghadirkan kisah seorang anak yang memiliki ibu keturunan Tionghoa dan ayah dari suku Jawa.
Melalui pengalaman belajar secara langsung, para murid memahami bahwa budaya bukan sekadar untuk dipelajari, tetapi juga untuk dipahami, dialami, dan dirayakan.
https://www.instagram.com/p/Dc-47cdGdbC/utm_source=ig_web_copy_link&stkn=MzRlODBiNWFlZA==

